numpang iklan dsini

Jumat, 09 Desember 2011

ultah kentir (17/8/2009)

sebelumnya selamat malam,
hehe, hari ini saya mw ceritain kejadian goblog, tolol, plus idiot  dr tmn gw, dy emang gt udh ketawan dr panggilannya kentir jd malu donk klo ga sm ky nama.

suatu hari (kaya nya siang) di tempat kami biasa nongkrong "RUMAH AKI NYA BINTANG".
anak"  sedang merencanakan niat jahat untuk menjaili si kentir,
tiba tiba bocah ingusan itupun datang menghampiri kami, gw ga ngerti mksd tuh bocah apa,
tp yg jelas dy ngomong gini " eehh, nnti mlm ceplokin gw yaaaah"
skrng org mn yg nawarin bwt diceplokin, haha gelo dy mah.

akhirnya malam pun tiba, kami seperti biasa melakukan aktivitas yg ga bermanfaat "nongkrong di rmh akinya bintang"
sambil merokok djarum super walaupun ngutang di warung opung.
lagi asik" ngelawak, karna saking berisik nya suara kami, aki nya bintang pun keluar dan dy berkata, "pada ngapain? pada ga sekolah apa" dan kentir pun menjawab saya sudah lulus ki, padahal tiap kali maen krmh bintang dy pke baju sekolh trs, dikira aki nya bintang bego apa. hehe...

dan akhirnya kita pindah tongkrongan ke #warung opung.
setelah lewat jam 12 malam anak" pun pulang, dan kentir pun kecewa karna engga di ceplokin, dalam perjalanan kami singgah di rmh aki nya bintang lg,  setelah kentir mohon mohon untuk diceplokin akhir nya kami mengabulkan permintaannya.
kami pun sebenarnya sudah menyiapkan amunisi buat dy, air seni dalam botol, itu jg patungan air seninya, hahaa.
ditambah air comberan aki nya bintang, dan telor busuk.

si kentir yang sedang asik duduk sambil merokok, tiba" dihampiri si ariv (yg kebetulan dy jg ultah pd hari itu), lalu ariv melemparkan air seni hasil patungan kami ke kepala kentir, dan kentir berkata sambil menjilat nya :
Kentir : apaaan nih??
ariv : haha, lo mamam deh tuh.
gue : enak ga tir, itu aer kencing anak" plus gw, haha hina bgd.
Kentir : hehehe, sial lo.

dy cmalah kesenengan digituin, Manusia Aneh.
setelah puas, si ariv pun kena batunya, dy jg kna air seni hasil patungan kami + air comberan plus telor busuk, ga tw jd adonan apa deh tuh mukanya.
si ariv pun kesel, dan dy menyeret si kentir ke comberan bagaikan pinguin yg ta berdaya, haha.

ini foto si manusia bodoh itu, hina bgd hidup nya, hahaha.
haha, ccd si kentir.

pengenalan!!!

assalammualaikukm....
biar lbh deket, alang-alangkah baik nya kita berkenalan dahulu,
nama panjang gw karren budi atmojo, tp lo bs panggil gw karren, tp gw ga ngerti yeeee sama tmn tmn gw dirumah, knp nama gw dr karren dirubah menjadi "ITOL", gw ga ngerti knp mereka namain gw itu, tp yg jelas artinya "IDIOT TOLOL".
kasian bgd gw udh IDIOT, TOLOL pula, hina bgd hina.

gw anak kelima dr tujuh bersaudara, gw punya dua ade kembar, dy lucu tp kadang kadang freak.
gw serem pnya ade ky mereka, tp gw sayang sm mereka, hehe..
gw jg sayang sm bokap nyokap gw, gmn pun jg mereka org tua gw,
entah dmn pun mereka berada, miss u.

sekarang gw lg meneruskan belajar di universitas jendral soedirman, fakultas sainstek, jurusan ilmu kelautan dan perikanan.
gw ga tw knp bs masuk sna, yg jelas gw hoki, hehe..
ini foto gw, maaf sebelumnya saya sensor. karna kasian anda kalo melihat.

Selasa, 01 November 2011

tambang minyak dibabelan (bekasi kaya boy)


         DI tengah kegalauan Indonesia menghadapi kenyataan kian menipisnya produksi minyak mentah--yang justru terjadi ketika konsumsi bahan bakar minyak di dalam negeri terus meningkat--tiba-tiba muncul harapan baru untuk menunda segera datangnya status Indonesia sebagai importir neto minyak mentah. Harapan itu muncul dengan diketemukannya cadangan minyak dalam jumlah besar di Kecamatan Babelan, Bekasi, Jawa Barat.
         TEMUAN terbesar tahun 2003 itu membuat Babelan tiba-tiba mengundang perhatian banyak orang. Perkiraan cadangan yang ditemukan di Babelan memang cukup signifikan, mencapai 233 juta barrel minyak (MMBO) pada struktur Pondok Tengah (PDT).
Struktur PDT akan menambah kegiatan eksploitasi minyak di Babelan yang sudah ada sejak tahun 1999 melalui pengelolaan Blok Tambun yang memproduksi minyak 8.300 barrel per hari (bph) dari 13 sumur. Produksi minyak sebenarnya masih bisa ditingkatkan, karena saat ini beberapa sumur sengaja tidak dioperasikan untuk menjaga tekanan gas sebagai pendorong minyak tetap tinggi.
         Temuan baru Pertamina di Babelan merupakan pengembangan dari Blok Tambun ke Struktur PDT (setelah memproduksi minyak maka namanya menjadi Blok Pondok Tengah -Red). Dari struktur PDT telah berhasil diperoleh cadangan 83 MMBO pada struktur Talangakar yang berada di kedalaman 2.092-2.306 meter dan struktur Baturaja dengan cadangan 150 MMBO yang berada di kedalaman 1.856-2.092 meter.
Temuan di struktur PDT, sebenarnya bagian dari keberhasilan Pertamina dalam menemukan cadangan minyak sebanyak 424 MMBO dan gas 3,34 triliun kaki kubik (TCF). Penemuan seluruh cadangan itu diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan produksi BBM Pertamina pada tahun 2004 yang ditargetkan mencapai 140.000 bph.
         Direktur Hilir Pertamina Bambang Nugroho mengatakan, Pertamina optimistis akan memulai produksi di struktur PDT tahun 2004. Oleh karena itu, awal tahun 2004 Pertamina akan melakukan pengeboran sumur lainnya. Selain mengembangkan sumur minyak di Babelan, Pertamina juga akan memulai pembangunan jaringan pipa pada tahun 2004, untuk mengangkut minyak mentah sepanjang 30 kilometer ke Cilamaya, dan selanjutnya ke Kilang Balongan.
          Minyak akan diangkut memakai pipa dari lokasi temuan, 20 kilometer sebelah utara Bekasi dan 40 kilometer di sebelah timur laut Jakarta, ke Kilang Balongan untuk diolah menjadi BBM.
Dalam upaya meningkatkan cadangan dan produksi 2004, Pertamina menganggarkan sekitar Rp 5,9 triliun untuk investasi di bidang hulu, yaitu untuk eksplorasi di beberapa wilayah. Jumlah itu jauh lebih besar daripada dana investasi yang dikeluarkan tahun 2003 yang hanya Rp 4,6 triliun.
Temuan cadangan minyak dan gas di tahun 2003, dan khusus pada struktur PDT, adalah bukti bahwa Pertamina tidak hanya menguasai wilayah pertambangan, tetapi berhasil mengelola dengan baik wilayah pertambangan yang dikuasai sampai menemukan minyak dalam jumlah yang signifikan.
          TEMUAN minyak di Babelan dapat dikatakan berkah bagi Pertamina, sebab awalnya tak ada yang menyangka akan menemukan minyak dalam jumlah besar di Babelan. Bahkan, eksplorasi yang dilakukan pada tahun 1986 dengan bantuan pinjaman dari JOLCO Jepang, menemui jalan buntu untuk melangkah ke tahap eksploitasi.
Saat ditemukan minyak pada Sumur Tambun (TBN)-1 tahun 1992, ternyata hanya terdeteksi cadangan minyak dalam jumlah sangat sedikit di wilayah itu. Oleh karena itu, para geologis menyimpulkan struktur Tambun tak cukup ekonomis untuk dikembangkan menjadi sumur eksploitasi karena produksinya akan sangat rendah.
          Akhirnya, pada Desember 1998 Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Tambun dikembalikan dari JOLCO kepada Pertamina yang waktu itu masih menguasai seluruh wilayah pertambangan migas di Indonesia (sebelum diterbitkan UU Migas 22/2001-Red). JOLCO gagal menemukan cadangan minyak dalam jumlah besar, sehingga terpaksa mengembalikan blok tersebut.
Setelah menguasai WKP Tambun, Pertamina kemudian membuka kembali sumur Tambun-1 tahun 1999 untuk melakukan produksi parsial. Kemudian dilanjutkan evaluasi ulang mengenai eksplorasi menyeluruh, mengukur zona penyebaran minyak dan pengeboran sumur delineasi (TBN-2).
Kemudian tahun berikutnya, Pertamina melakukan pengeboran sumur pengembangan (TBN-3 dan TBN-4), dan survei seismik tiga dimensi (3-D) Tambun oleh DOH Karangampel. Selanjutnya pada tahun 2002 Survei seismik 3-D Tambun kembali dilakukan oleh DOH Jawa Bagian Barat (JBB) dan pengeboran sumur pengembangan struktur Tambun.
         Memasuki 2003, Pertamina melakukan pengeboran sumur eksplorasi Pondok Tengah (PDT)-1 yang akhirnya menemukan tambahan cadangan terbesar selama tahun 2003.
NAMUN, kegiatan eksploitasi minyak di Bekasi ternyata belum mampu menghilangkan warna kemiskinan di sejumlah wilayah utara Bekasi yang hingga kini masih memprihatinkan. Wilayah miskin itu antara lain berada di Kecamatan Babelan. Mata pencarian warga umumnya kerja serabutan di samping buruh tani dan nelayan.
Penduduk di wilayah ini juga masih banyak yang tinggal di rumah gedek yang berlubang- lubang. Kondisi rumah itu tetap tak layak huni, meski lubangnya sudah ditutup dengan tanah atau ditambal dengan karung.
Dari sisi kesehatan, juga masih banyak warga tidak mempunyai fasilitas kakus atau jamban. Begitu pula dengan sumur- sumur yang ada di wilayah utara Bekasi, hanya sehat untuk mandi dan mencuci.
Kesengsaraan warga ini kian bertambah, karena pada saat musim kering melanda, air sumur banyak yang kering kerontang. Sebaliknya, pada saat musim hujan, warga dilanda banjir yang cukup serius.
Dari pemantauan Kompas di desa di sekitar kegiatan pengeboran minyak, masyarakat setempat relatif kurang merasakan dampak dari penemuan minyak di daerahnya. Keuntungan nyata yang dirasakan warga saat ini hanya bisa menikmati jalan yang lebih baik dan sebagian bisa berjualan di dekat lokasi pengeboran.
Warga pernah menuntut agar pemerintah daerah menetapkan dana kompensasi bagi desa penghasil minyak. Dana tersebut bisa digunakan untuk membangun infrastruktur yang dapat mengurangi beban hidup dari warga setempat, seperti sarana air bersih dan sekolah.
         Pembangunan infrastruktur itu memang diperlukan, karena kehidupan yang lebih baik seharusnya ada di Babelan, sebagai daerah penghasil migas. Sebab jika tidak, minyak mentah di Babelan terus disedot, tetapi warga Babelan justru tak mampu membeli minyak ta- nah. (Buyung Wijaya Kusuma)
Sumber: Kompas

tambang minyak di tambun bekasi,

Rencana pengembangan sumur minyak PT Pertamina di blok Tambun, Kabupaten Bekasi, belum berizin analisis dampak lingkungan (amdal). Pengembangan ini rencananya akan dilakukan pada 23 titik di Lapangan Tambun yang meliputi dua kecamatan, yakni Kecamatan Babelan dan Tarumajaya.

Kabid Sumber Daya Alam, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Kusmawan, mengatakan, hingga kini PT Pertamina masih dalam tahap melakukan survei untuk mengetahui data awal tentang kandungan minyak di bawah permukaan. Pengeboran, menurutnya, belum bisa dilakukan karena amdal belum selesai. ''Untuk pelaksanaan pengeboran harus ada amdal,'' katanya di Bekasi, kemarin.

Masalahnya, izin amdal tidak akan keluar jika lokasinya tidak sesuai dengan peruntukannya. Peruntukan wilayah tersebut sudah diatur dalam Perpres No 54/2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Jabodetabek. Hal ini juga ditegaskan oleh Asisten Daerah II Kabupaten Bekasi, Ari Muharman. Ia mengatakan, wilayah yang akan dibor itu masuk ke dalam kawasan budi daya, zona B2, yakni zona dengan karakteristik sebagai kawasan yang mempunyai daya dukung lingkungan sedang dan tingkat pelayanan sarana dan prasarana sedang.

Artinya, pemanfaatan ruang zona B2 diarahkan untuk perumahan hunian sedang, perdagangan dan jasa, industri padat tenaga kerja, serta diupayakan berfungsi sebagai daerah resapan air. ''Wilayah itu tidak boleh dieksplorasi,'' katanya. Ia menambahkan, jika pengembangan tetap akan dilakukan di wilayah itu, harus ada perubahan dalam perpres.

Sebelumnya, kata Ari, di wilayah itu juga sudah ada beberapa sumur minyak Pertamina. Hal inilah yang kemudian menjadi kendala bagi pengembangan selanjutnya. ''Peraturan ini keluar setelah Pertamina telanjur membuat beberapa sumur di sana,'' katanya. Ari menambahkan, sebenarnya 23 titik yang sedang disurvei ini akan bertambah menjadi 38 titik. Namun, kendala perpres ini mempersulit proses selanjutnya.

Menanggapi hal ini M Harun, manajer humas PT Pertamina EP, menjelaskan, pihaknya masih melakukan pengurusan izin dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Menurutnya, peningkatan jumlah target yang dipasang oleh Pertamina membuat pengembangan terdesak untuk dilakukan. Sebenarnya, kata Harun, lapangan Tambun sudah mempunyai amdal. Namun, karena ada peningkatan produksi dan rencana pengembangan, harus ada pembaharuan amdal. ''Kendalanya memang perpres tersebut,'' katanya.

bantar gebang akan disulap menjadi taman rekreasi, haha keren

Keinginan kuat itu setapat demi setapak mulai diwujudkan. Gundukan sampah yang menggunung, sedikit demi sedikit seperti disulap menjadi bukit yang hijau dengan pohon dan rumput sebagai alasnya. Sungguh sulit dipercaya. Tapi itulah sedikit kenyataan yang mulai tampak di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Bantar Gebang di Bekasi.

Setiap hari, ratusan truk pengangkut sampah memang masih hilir mudik. Puluhan alat berat pun terus-menerus bekerja mengeruk dan menimbun sampah hingga membentuk gunungan di areal seluas 18 hektare itu. ''Tadinya sampah ini dipandang sebelah mata, tempat berkumpulnya kuman penyakit, tempat berhimpunnya berbagai macam bau, sekaligus mengganggu saluran perairan. Kini di Bantar Gebang kita melihat tumpukan sampah yang membukit itu menjadi hijau,'' ujar Menteri Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta, kagum.

Siang itu, Hatta baru saja meninjau TPA Bantar Gebang. Dia semula menduga bukit itu telah ada sebelum ada TPA. Namun setelah dijelaskan, barulah disadari perbukitan yang terlihat hijau itu berasal dari gundukan sampah yang telah disusun rapi dengan alat berat dan selanjutnya dengan sistim sanitary landfill seperti disulap menjadi hijau. ''Tumbuhan sampah telah tertutup tumbuhan pionir, apalagi dibawahnya dibikin tempat bunga. Sungguh ini sesuatu yang sangat membanggakan, dari tempat jorok menjadi tempat yang enak dipandang mata,'' pujinya lagi.

Di tempat gundukan sampah yang kini sudah ditumbuhi rumput tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh penduduk setempat sebagai lokasi makanan ternak. Menteri mempersilahkan masyarakat memanfaatkan rumput tersebut namun tidak dibenarkan merusaknya. ''Mari kita doakan agar Wali Kota akan tetap berkomitmen terhadap lingkungan. Bagi pemimpin yang suka sejahterakan masyarakatnya, Insya Allah hidupnya akan sejahtera aman dan damai,'' ujar Hatta.

Sebagai wujud dukungannya, Menteri siap membawa tamunya yang berasal dari luar negeri ke tempat pembuangan sampah terpadu Bantar Gebang dan Sumur Batu di Kota Bekasi. Ia ingin orang asing bisa belajar tentang pengolahan sampah di Indonesia dengan meninjau ke TPA itu. ''Dalam hal pengelolaan sampah menjadi pupuk kompos, energi listrik, serta penyerapan gas metan yang kalau dibiarkan menambah emisi gas rumah kaca dan apa yang dilakukan di Bantar Gebang dan Sumur Batu patut dibanggakan dan dijadikan contoh,'' jelasnya.

Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad, berkeinginan agar TPA Bantar Gebang bisa menjadi sarana rekreasi alternatif bagi warganya. Menurutnya, TPA itu sudah dikelola dengan sistim moderen dan diusahakan jauh dari kesan jorok, kumuh, dan busuk. ''Kalau sebelumnya orang tidak tahan berlama-lama disini. Sekarang tidak ada lagi bau menyengat yang ditimbulkan sampah meski sehari-hari ribuan ton sampah dari DKI masuk ke TPST tersebut,'' ujarnya.

Untuk menghijaukan Bantar Gebang, telah dilaksanakan program penanaman 100 ribu pohon di tumpukan sampah yang menyerupai perbukitan serta disela-sela pembatas tebing sampah. Kegiatan pencanangan penanaman sudah dilakukan Mentri Kehutanan, Zulkifli Hasan, beberapa waktu lalu diikuti unsur muspida, mahasiswa, organisasi masyarakat, organisasi pemuda, LSM, dan pegiat lingkungan.

Di tempat pembuangan sampah tersebut, lanjut Walikota, juga telah dibangun tempat pembibitan pohon, mulai kayu seperti sengon, meranti, jati, hingga tanaman buah. ''Sekarang ada ratusan ribu pohon siap tanam yang segera menghijaukan kawasan Bantar Gebang. Bila penanaman pohon terealisir maka akan mampu menurunkan suhu udara di Bantar Gebang dan yang terpenting daerah itu menjadi hijau serta berperan dalam menurunkan pemanasan global,'' harapnya.

Dari sampah menjadi energi listrik, bekasi sangat inofative, haha


Sampah Bantar Gebang Bakal Hasilkan Listrik
 Bukit-bukit sampah di TPA Bantar Gebang menyimpan beragam potensi. Selama ini, timbunan sampah itu dikeluhkan menghasilkan bau dan mencemari lingkungan. Berton-ton sampah itu akan dikelola sehingga menghasilkan listrik.

Itu diungkapkan Bern Harald Bakken, Manajer Humas PT Navigat Organic Energy Indonesia, ketika menerima kunjungan Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad dan Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Eko Bharuna, Sabtu pagi di Kantor Pengelola TPA Bantar Gebang, Bekasi.
Menurut Bern, energi listrik itu bakal dihasilkan dari pengolahan gas metana, gas busuk yang dihasilkan oleh timbunan sampah. Gas itu menjadi pengganti bahan bakar minyak atau batu bara untuk menggerakkan turbin.
TPA Bantar Gebang diproyeksikan dapat menghasilkan 26 megawatt listrik. Pembangunan fasilitas industrialisasi di TPA Bantar Gebang, menurut Eko, direncanakan dimulai 25 Februari. Pemancangan tiang pabrik direncanakan akan dihadiri Menteri KLH, Gubernur DKI Jakarta, dan Wali Kota Bekasi.
Dengan industrialisasi TPA Bantar Gebang, sampah tidak hanya menghasilkan gas, tetapi juga akan diolah menjadi kompos dan daur ulang. TPA Bantar Gebang kini dikelola PT Godang Tua Jaya. so bekasi itu kota kebanggaan gw

Senin, 31 Oktober 2011

Jusuf Kalla dan Rahmat Effendi Resmikan Masjid 45,8 M Setinggi 160 Meter di Kota Bekasi

Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla melakukan kunjungan ke Kota Bekasi hari ini dan menyempatkan peresmian pemasangan tiang pancang pembangunan Masjid Nurul Islam Bekasi di Islamic Centre Kota Bekasi. Masjid yang terletak di Jantungnya Kota Bekasi akan menjadi Icon  Kota Bekasi yang dilengkapi menara kembar setinggi 160 Meter.
Sementara itu, Plt Walikota Bekasi Rahmat Effendi yang ikut datang menyambut baik pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, masjid itu nantinya dapat menjadi kebanggaan warga Kota Bekasi setelah Masjid Agung Al-Barkah.
Masji memiliki areal kurang lebih 5.000 m2 dengan daya tampung 3.500 Jama’ah. Masjid ini rencananya dibangun 3 lantai. Lantai dasar digunakan untuk fasilitas pelayanan perkantoran, kesehatan, koperasi, komersial dan tempat wudhu. Sementara untuk lantai dua dan tiga, sepenuhnya diperuntukkan untuk sholat bejama’ah.
Abid menambahkan, total biaya yang dibutuhkan Rp. 45,8 milyar, dan pembangunannya ditargetkan selesai lima tahun, ujarnya.


di bekasi akan dibangun stadion berkapasitas 3000 orang, hahaha keren

       Dinas pembanguan dan pemadam kebakaran kota Bekasi mulai menggulirkan program  renovasi Stadion Patriot dengan  menggelar rapat koordinasi dengan  warga sekitar dan pihak kepolisian, di kantor Koni Kota Bekasi.      

         Di rencanakan pembangunan  stadion berkapasitas 3000 tempat duduk akan dilaksanakan  Oktober 2011, yang dimulai dengan  pemancangan tiang fondasi, kata Kepala Bidang Perencanaan Dinas bangunan dan Kebakaran Kota Bekasi, Hikmatullah, Jum’at ( 23/9).
Dikatakan,  pemancangan tiang fondasi merupakan bagian dari tahap pertama renovasi yang akan dilaksanakan tahun ini. Sebelumnya sudah dibuat Detail Engineering Design (DED) yg Dilanjutkan dengan sosialisasi pada warga yang tinggal di sekitar stadion
          Lebih lanjut Hikmatullah, menjelaskan bahwa sosialisasi yang  di lakukan hari ini mendapat sambutan positif dari warga tersebut sehingga  membuatnya yakin untuk memulai renovasi.  “Warga yang tinggal di sekitar proyek  tidak  keberatan kenyamanannya terganggu akibat kebisingan yang mungkin timbul selama renovasi dilakukan” imbuhnya.
          Menurutnya, pemasangan tiang pancang setinggi 25 meter dan proses pendataan ulang  dilaksanakan pada tahap awal pembangunan yang didanai dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat senilai Rp 25 miliar.  Pemerintah Kota Bekasi mencairkan dana Rp 3 miliar sebagai dana pendamping.
Pembangunan fisiknya akan dimulai tahun 2012 dengan menggunakan bantuan  provinsi sebesar Rp 250 miliar. Sementara dana pendamping dari Pemkot Bekasi masih dianggarkan karena total  dana yang dibutuhkan mencapai Rp 400 miliar.
          Nantinya,  sekeliling lapangan sepakbola  akan dibangun lintasan atletik. Sementara di bagian luarnya di rencanakan didirikan  sarana parkir yang representatif. Diharapkan 2013 pembangunan stadion kebanggan masyarakat Kota Bekasi sudah rampung, papar Himatullah (Bayu Samudra/Dakta)

kota kebanggan gw nh!!!


Gara" di kampus maenannya ceng"an kota asal, haha kaya anak kecil ya. gw jd kesel dan pengen ngebuktiin kota asal gw itu lebih bagus dr pd kota asal mereka. Mereka sih cuma tau klo bekasi itu kota sampah, debu, or tempat buang jin, tapi aslinya bekasi itu indah. Makanya maen donk kebekasi.nih gw kasih tau di bekasi itu ada apa aja ye boy.
ini masjid agung di kota bekasi, nama nya Masjid 
Agung Albarkah. ini masjid banyak sejarah nya 
dibangun sebelum gw lahir, haha......
biaya pembangunannya aja sampe 15,7 miliar 
dr dana APBD. mantap....
  



  • ini lagi warga bekasi pun ga ketinggalan jaman boy, sekarang udah bikin be-blog.com atau bekasi blog. ini merupakan perkumpulan blogger di bekasi boy, disini kita mempunyai kewajiban memperkenalkan potensi potensi kota bekasi, so bekasi is metropolitan city, sory yaaaa.... :p

  • naaah, yg ini bekasi pun ga mau kalah, bekasi akan membuat motif batik tersendiri dari kota bekasi, haha keren kan.
  




Kota Bekasi bakal memiliki pusat perbelanjaan sekaligus rekreasi baru, pusat perbelanjaan dan rekreasi yang dinamai Grand Metropolitan dibangun diatas lahan seluas 26,921 m2 dengan total luas  bangunan 104,460 m2. Total area yang dapat disewakan seluas 47,285 m2 yang desain bangunannya ditangani langsung oleh konsultan Development Design Group (DDG) dari Amerika Serikat.gokil kan bekasi.....

nanti kita lanjutin lagi kelebihan kota bekasi see u next time.....
Rabu, 26 Oktober 2011

kumpulan soal anak" jpk ( aplikom)

buat ana" JPK ini saya ambilin tgs kalian dan saya satukan dlm 1 doc.
hehe.....
bwt bahan blajar kalian aja, tp cm beberapa saja yg saya ambil :)
ni link nya :
ini doc 1.
http://www.ziddu.com/download/17018156/aplikom1.doc.html
ini doc 2.
http://www.ziddu.com/download/17018194/aplikom2.doc.html

semoga bermanfaat, hehee......
Senin, 24 Oktober 2011

TUGAS AKUSTIK DAN TELEMETRI KELAUTAN (setengah jd) :)


Pelayaran Sungai dan Danau/Prasarana Pelayaran Pedalaman

Prasarana pelayaran pedalaman biasanya berupa prasarana alam berupa sungai yang bisa dimanfaatkan untuk transportasi yang murah, tetapi terkadang ditemukan beberapa permasalahan agar dapat di optimalkan penggunaannya dengan pembuatan kanal, kolam pemindahan kapal ataupun harus dirawat dan di keruk secara reguler terutama pada sungai-sungai yang daerah aliran sungainya tidak terkendali sehingga erosi yang terjadi didaerah aliran sungai pada gilirannya mengakibatkan pendangkalan alur pelayaran.

Alur Pelayaran

Alur pelayaran adalah perairan yang dari segi kedalaman, lebar, dan bebas hambatan pelayaran lainnya dianggap aman dan selamat untuk dilayari oleh kapal di laut, sungai atau danau. Alur pelayaran dicantumkan dalam peta Navigasi dan buku petunjuk-pelayaran serta diumumkan oleh instansi yang berwenang. Alur pelayaran digunakan untuk mengarahkan kapal dilintasan sungai atau danau.. Penguasa alur berkewajiban untuk melakukan perawatan terhadap alur pelayaran, perambuan dan pengendalian penggunaan alur.
Persyaratan perawatan harus menjamin: keselamatan berlayar, kelestarian lingkungan, tata ruang perairan dan tata pengairan untuk pekerjaan di sungai dan danau. Perencanaan Alur Pelayaran sangat penting untuk menjaga keselamatan pelayaran. Perencanaan alur pelayaran yang baik dapat mempercepat produktivitas bongkar muat di pelabuhan, lancarnya pergerakan kapal dan dan yang paling utama adalah faktor keselamatan kapal yang berlayar. Data-data yang diperlukan dan harus diketahui untuk mengetahui kondisi hidrografi alur pelayaran perairan daratan adalah:
  1. Kedalaman alur
  2. Pasang surut
  3. Lebar alur
  4. Perubahan geometri/alignment alur
  5. Ruang bebas diatas permukaan air
Potongan melintang alur pelayaran satu arah pada gambar atas dan dua arah pada gambar bawah, alur pelayaran harus dijaga kedalamannya dengan pengerukan secara periodik.

Kedalaman Alur Pelayaran

Kedalaman alur pelayaran
Untuk mendapatkan kondisi operasi yang ideal kedalaman air di alur pelayaran harus cukup besar untuk memungkinkan pelayaran pada muka air terendah (LWL) dengan kapal bermuatan maksimum atau kedalaman alur harus lebih besar dibandingkan dengan batas muatan kapal terbesar yang melewatinya, disamping itu kedalam alur Pelayaran harus memperhatikan jarak toleransi dari gerakan kapal yang disebabkan oleh gelombang, angin dan arus.
Kedalaman alur pelayaran secara umum dapat ditentukan dengan menggunakan rumus sebagai berikut :
H = d + G + R + P + S + K
Dimana:
H = Kedalaman alur, m
d = draft kapal, m
G = gerak vertikal kapal karena gelombang dan squat, m
R = ruang kebebasan bersih untuk:
Kolam 7%-15% dari draft kapal
Alur 10%-15% dari draft kapal
P = Ketelitian pengukuran, m
S = Pengendapan sedimen antara dua pengerukan, m
K = toleransi pengerukan, m

Pasang-surut

Data pasang surut merupakan perubahan naik turunnya permukaan air atau fluktuasi muka air dalam periode tertentu. Untuk mengetahui pasang surut nya permukaan air diperlukan pencatatan yang dapat dilakukan secara manual, mekanik ataupun elektronik. Pencatatan dilakukan terutama pada tempat-tempat:
  1. Sungai atau terusan, pada setiap alur yang padat lalu lintasnya dan perioritas pada sungai atau terusan utama serta dermaga sungai dan tempat-tempat yang rawan terhadap hambatan alur pelayaran.
  2. Danau atau waduk.

Kecepatan Arus

Data kecepatan arus permukaan yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran dalam batas kecepatan arus sampai dengan kedalaman 5 meter untuk alur pelayaran pedalaman. Pengukuran dilakukan dengan cara manual, mekanis ataupun elektronik. Tempat pengukuran diutamakan pada lokasi-lokasi yang rawan terhadap kecelakaan, diukur dibagian tengah, kiri dan kanan alur pelayaran. Pengukuran dilakukan sekali dalam sebulan atau sewaktu terjadi kenaikan muka air diatas normal, khususnya dimusim hujan ataupun hujan terjadi dibagian hulu sungai.

Lebar Alur

Lebar alur pelayaran diukur pada posisi air surut terendah (LWS). Lebar alur yang dianjurkan sekurang-kurangnya 24 m. Perubahan geometri/alignment alur adalah perubahan arah alur yang disebabkan :
  • sedinentasi/erosi atau banjir,
  • perubahan permukaan air karena berkurangnya debet air,
  • data perubahan alur yang diperlukan adalah data perubahan mengenai,
  • kedalaman alur,
  • lebar ulur,
  • lebar sungai pada kedalaman air pasang tertinggi/banjir,
  • kecepatan arus, serta
  • faktor-faktor penyebab perubahan.
Untuk keselamatan dan kelancaran pelayaran, data perubahan geomatri/alignment alur diprioritaskan pada alur yang perlu segera penanganan terutama yang padat lalu lintusnya.

Ruang bebas


Ruang bebas ke bangunan jembatan
Data perubahan ruang bebas diatas permukaan alur pelayaran perairan daratan yang diperlukan adalah :
  1. data ruang bebas antara muka air yang tertinggi dengan bangunan yang terendah yang menyilang alur,
  2. data mengenai adanya rencana pembangunan bangunan yang menyilang alur (jembatan, waduk, kabel listrik/jaringan pipa),
  3. data ruang bebas di atas permukaan air diwaktu pasang tertinggi, dan
  4. data penyebab perubahannya.

Peralatan survei

Peralatan hidrografi yang diperlukan adalah sebagai berikut :
  1. rantai duga, yaitu peralatan untuk menduga kedalaman alur pelayaran perairan daratan atau penyeberangan secara manual, yang berbentuk rantai logam berdiameter 0.2 Cm. panjang 10 meter dan diberi beban/pemberat 2.5 Kg.
  2. Echosounder, yaitu peralatan untuk mengukur kedalaman alur pelayaran secara mekanik atau elektronik dan standar teknis yang boleh dipergunakan untuk pemakaian peralatan ini harus mempunyai ketelitian yang tinggi, dengan angka penyimpangan tidak boleh lebih dari 0.05 %;
  3. current meter, yaitu peralatan untuk mengukur kecepatan arus/aliran air pada alur pelayaran perairan daratan atau penyeberangan secara mekanik atau elektronik yang mempunyai ketelitian yang tinggi dan dengan angka penyimpangan tidak boleh lebih dari 0,05 %;
  4. palem, yaitu peralatan untuk mengukur pasang surut air/fluktuasi air pada alur pelayaran perairan daratan secara manual yang berbentuk papan kayu/ fiber glass/logam anti karat yang tahun air, standard teknis peralatan untuk ukuran papan (0,20 x 0,05 x 6) meter, arah memanjang dengan pembagian setiap 5 Cm diberi warna berselang-seling (merah, kuning, merah dan seterusnya), sedangkan warna dasar dengan cat warna putih;
  5. water lavel recorder, yaitu peralatan untuk mengukur paeanu surut air pada alur pelayaran perairan daratan secara mekanik atau elektronik. dan standard teknis peralatan ini harus mempunyai ketelitian yang tinggi angka penyimpangannya tidak boleh melebihi dari 0.05 %;
  6. theodolite, yaitu alat untuk mengukur jarak dan perbedaan tinggi satu tempat terhadap tempat lainnya. dan standard teknis peralatan ini harus mempunyai ketelitian yang tinggi dengan angka penyimpangan tidak boleh besar dari 0,05%;
  7. titik reference, yaitu titik tetap di tepi alur pelayaran perairan daratan yanq dibuat sebagai patokan/pedoman terhadap kedudukan titik nol dari palem, dan titik reference ini tidak boleh terendam air dan mudah dilihat, terbuat dari logam dengan ukuran diameter 2.5 cm, panjang 40cm ditanamkan ke dalam balok beton cor sedalam 0,40 meter. ukuran balok cor ( 30 x 30 x 100) cm dicat warna kuning dan ditulis angka tertinggi terhadap LLWL.

Perawatan Alur

Untuk menjaga alur pelayaran tetap bisa digunakan sepanjang masa, alur harus dirawat secara reguler.

Hambatan pelayaran

Hambatan pelayaran terjadi karena berbagai faktor, diantaranya karena:
  1. Tonggak-tonggak yang tertanan di sungai
  2. dahan dan atau ranting-ranting serta sampah rumah tangga merupakan gangguan yang besar terhadap pelayaran, sebagaimana dialami oleh bus air yang digunakan di DKI Jakarta[1] yang harus sering-sering membersihkan sampah sari propeler. Di Indonesia sungai masih dianggap tempat mandi, cuci, dan kakus dan juga untuk membuang sampah.
  3. dahan dan atau ranting-ranting kayu yang menjorok ketengah sungai
  4. sisa-sisa penebangan kayu atau hutan yang terbawa oleh hutan yang terbawa arus sungai
  5. balok-balok kayu yang terlepas dari ikatannya
  6. kerangka kapal yang berada dialur pelayaran perairan daratan
  7. batu-batuan dan segala macam endapan atau pendangkalan sungai
  8. jenis tumbuh-tumbuhan/gulma yang tumbuh atau berada dialur pelayaran perairan daratan yang mengganggu khususnya di perairan tropis adalah tanaman seperti eceng gondok (Eichhornia crassipes), terutama pada perairan yang kecepatan arusnya rendah, tanaman semak dipinggir alur. Sungai Musi[2] telah terganggu cukup parah oleh Eceng gondok yang mengganggu pergerakan kapal, karena gulma ini mengganggu keseimbangan ekosystem, mesin kapal atau perahu motor sering mati mendadak gara-gara eceng gondok membelit propeler.
  9. pendangkalan sungai atau alur karena daerah aliran sungai kurang dikendalikan dengan baik dengan banyaknya penebangan liar, daerah pertanian yang pengendalian erosinya buruk, pertambangan, terutama tambang yang membuang sisa hasil tambang (tailing) ke sungai mengakibatkan pendangkalan yang sangat cepat. Untuk itu dibutuhkan pengerukan yang dilakukan secara reguler agar alur pelayaran bisa digunakan secara terus menerus seperti yang dilakukan di Ambang sungai Barito[3]. Kebutuhan dasar pelayaran pedalaman adalah pengendalian kedalaman alur pelayaran. Oleh karena itu pengerukan untuk menjaga kedalaman alur pelayaran perlu dilakukan. Memang biaya menjadi pertimbangan utama dalam melakukan pengerukan tetapi pada bisa dilakukan analisis ekonomi untuk menilai manfaat pengerukan terhadap transportasi perairan daratan. Disamping itu perlu ada gerakan nasional untuk menjaga agar erosi bisa dikendalikan dengan baik di daerah aliran sungai/hinterland sungai yang bersangkutan.
  10. bangunan atau benda-benda yang menyilang alur baik diatas maupun dibawah permukaan air.

Perawatan

Dalam rangka pencegahan terhadap hambatan pelayaran dilakukan program pemeliharaan alur. Tahapan pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan alur meliputi kegiatan:
  • penelitian terhadap :
    • lokasi yang akan dibersihkan;
    • jenis dan sumber datangnya hambatan
    • kondisi hambatan (volume);
    • rencana lokasi pembuangan.
  • persiapan operasional terhadap kelengkapan dan tenaga
    • unit kapal pembersih alur;
    • petugas/personil;
    • rencana pelaksanaan pekerjaan;
    • alat-alat perlengkapan lainnya sehubungan dengan pekerjaan pemeliharaan alur.

Teknis Pelaksanaan perawatan

Pelaksanaan pemeliharaan alur pelayaran perairan daratan kegiatan pembersihan dan pengerukan alur pelayaran perairan daratan. Pelaksanaan pemeliharaan alur sebaiknya dilakukan pada saat musim kemarau. atau air surut, atau saat-saat yang diperlukan dan dilakukan mulai dari hilir ke hulu sungai. Pembuangan hasil pembèrsihan alur agar dibuang di suatu tempat pembuangan terdekat yang telah disediakan khusus untuk penampungan, dan tidak menimbulkan pancemaran lingkungan. Pendanaan terhadap Pekerjaan pemeliharaan alur, dlbiayai oleh Pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Teknis Pelaksanaan pemeliharaan alur dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
  • terhadap tonggak-tonggak yang tertanam di sungai :
    • dengan cara mengikat kemudian diangkat dengan kekuatan darek (crane) atau
    • dengan cara mengikat kemudian ditarik dengan kekuatan tenaga penggerak kapal: atau
    • menggunakan 2 (dua) buah floater yang berisi air dan diikatkan pada bagian bawah tonggak tersebut. kemudian air da1am'Iloater tersebut
    • dipompa keluar sehingga tonggak tersebut terangkat;
    • apabila cara-cara tersebut tidak berhasil maka pada lokasi tersebut dipasang rambu sungai yang sesuai dengan peruntukannya.
  • terhadan dahan dan/atau ranting-ranting kayu yang hanyut dan sisa-sisa penebangan hutan, dapat dikumpulkan dengan Jala kemudian diangkat dan dimasukan kedalam tongkang untuk dibuang ke lokasi pembuangan:
  • terhadap dahan dan/atau ranting-ranting kayu yang menjarah ke sungai, dilaksanakan dengan menebang seluruh dahan dan/atau ranting-ranting kayu yang menjorok kesungai. kemudian dimasukkan kedalam tongkag untuk dibuang ke lokasi pembuangan:
  • terhadap balok-balok kayu yang terlepas dari ikatannya. maka balok-balok tersebut dikumpulkan, diteliti dan dicatat kemudian dibawa/digandeng ke tempat pos yang terdekat, selanjutnya dapat dikembalikan kepada pemilik dengan beberapa persyaratan/peringatan dan/atau sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku;
  • terhadap kerangka kapal, dapat dilaksanakan dangan cara mengikat kerangka kapal untuk kemudian diangkat dengan derek/crane, atau ditarik dengan kekuatan tenaga kapal dan bila tidak memungkinkan, maka di lokasi tersebut dilengkapi dengan rambu sesuai peruntukannya;
  • terhadap batu~batuan, dapat dilaksanakan terlebih dahulu dengan meneliti Jenis/kondisi dan lokasi batu-butuannya. bila dimungkinan diangkat dengan menggunakan derek/crane atau ditarik dengan kekuatan tenaga kapal, dan bila tidak mungkin dihancurkan dengan dinamit, dan bila tidak memungkinkan juga maka pada lokasi tersebut dipasang rambu sesuai dengan peruntukannya;
  • terhadap Jenis tumbuh-tumbuhan (rumput echornia):
    • dalam kelompok kecil, dapat dengan menggunakan Jala yang kemudian dimasukan ke dalam tongkang untuk dibuang ke lokasi pembuangan ;
    • dalam kelompok besar, untuk tidak menimbulkan kerusakan linxkun?an maka dapat mengnunakan zat kimia antara lain Kranaxon dengan cara disemprotkan sehingga akan terjadi pembusukan yang kemudian diangkat dan dimasukkan ke dalam tongkang untuk dibuang ke lokasi pembuangan;
  • terhadap pendangkalan/pengendapan :
    • meneliti terhadap pendangkalan
    • meneliti terhadap lokasi rawan erosi yang disertai dengan usaha-usaha untuk mengatasinya;
    • mengadakan pengerukan alur.
  • pemeliharaan alur pada bagian sungai yang berbelok-belok (meandering). dilakukan dengan merekayasa sungai (river trainning) dengan cara pembuatan krab-krab/tongak/graving pada tepi sungai di lokasi-lokasi terbentu.

Pencegahan

Dalam rangka pencegahan terhadap hambatan pelayaran perlu mengambil langkah-langkah sebagai berikut :
  • mengadakan penelitian terhadap asal atau sumber datangnya hanbatan-hambatan tersebub dan cara pananggulangannya.
  • memberikan kesadaran dan tangguna jawab masyarakat setempat dan menempatkan / memasang papan pengumuman di daerah pemukiman. pabrik-pabrik. daerah penebangan hutan dan di tempat-tempat yang diperlukan melalui Pemerintah Daerah setempat tentang:
    • larangan membuang kotoran / limbah, sampah / sisa-sisa penebangan hutan ke sungai yang dapat membahayakan lalu lintas kapal,
    • meneliti dan mengikat kuat-kuat balok dan 'rakit yang berada dalam lingkup tanggung jawabnya.
  • menempatkan pos-pos pengawasan alur di tepi sungai setiap jarak maksimum 15 km, lengkap dengan petugas pegawai yang memantau alur pelayaran secara rutin,
  • mempersiapkan dan menugaskan petugas / regu-regu khusus pembersihan alur dengan tugas mengadakan pengawasan / pangamatan alur dan pelaksaannya secara rutin.
  • memasang tanda/rambu petunjuk pada lokasi rawan erosi tentang batas kecepatan maksimum bagi pemakai alur:
  • mewajibkan para pemegang/pemilik HPH untuk mangadakan pemugaran sepanjang tepi sungai pada wilayah kerjanya dan/atau penawaran pada daerah-daerah yang diduga sumber datangnya pengotoran sungai dengan ukuran dan konstruksi yang disesuaikan dengan fungsinya untuk menahan datang/hanyutnya segala jenis hambatan/kotoran dari daratan pada saat terbawa air suruh;
  • memberikan rekomendasi terhadap instansi yang akan melaksanakan segala bentuk bangunan/bendu-benda yang akan dibangun menyilang alur pelayaran baik di atas maupun di bawah permukaan air sesuai dengan kondisi dan keadaan penggunaan alur setempat;
  • menbangun/memasang konstruksi turap pada pinggir tebing di tikungan sungai dan atau lokasi rawan erosi.

Terusan

Peta Anjir yang menghubungkan beberapa sungai di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan Untuk memperpendek jarak antara daerah satu dan lainnya dibangun terusan atau kanal yang dalam bahasa setempat disebut antasan atau anjir. Antasan dibangun terutama untuk memperpendek jarak dengan cara menghubungkan dua saluran air, sungai atau danau yang sudah ada sebelumnya.




Berbeda dengan alur pelayaran alam, terusan atau yang dikenal sebagai canal merupakan alur pelayaran buatan yang digunakan untuk mempercepat pelayaran kapal. Tanpa melewati terusan, kapal harus berlayar mengelilingi daratan yang jauh jaraknya. Terusan dapat berupa sungai yang dimodifikasi atau kanal khusus yang dibangun dari awal untuk keperluan tersebut.
Syarat suatu kanal untuk dapat dipakai sebagai terusan adalah kanal tersebut harus memiliki kedalaman yang cukup dengan jenis kapal yang melewati kanal tersebut, minimal 5 m (16,4 kaki). Tujuan dari terusan adalah:
  1. Sebagai jalan singkat dan menghindari rute pelayaran yang lebih jauh.
  2. Sebagai jalan antara dua buah laut atau danau yang tertutup oleh daratan.
  3. Sebagai sarana akses ke lautan bagi kota yang berada jauh di daratan.
  4. Sebagai penghubung dua buah sungai yang menghubungkan dua sungai di Kalimantan, seperti Anjir Kalampan yang menhubungkan Sungai Kahayan dengan Sungai Kapuas, Anjir Serampat yang menghubungkan Sungai Kapuas dan Sungai Barito.

Kolam Pemindahan Kapal


Kapal yang sedang melewati pintu/lock berlayar ke tempat yang lebih tinggi. Diawali dengan membuka pintu yang pertama, kemudian pada gambar ditengah kapal masuk ke lock, pintu pertama ditutup dan pintu kedua dibuka baru setelah itu kapal bisa berlayar melanjutkan perjalanan.

Kapal yang sedang melewati pintu/lock berlayar ke tempat yang lebih rendah.
Kolam pemindahan kapal atau pintu ataupun dalam bahasa Inggris lebih dikenal dengan nama Lock merupakan perangkat untuk mengendalikan kedalaman alur pelayaran serta merupakan perangkat untuk mengangkat kapal menuju lintasan yang lebih tinggi ataupun lebih rendah dengan menggunakan prinsip hidrolika.

Cara kerja Kolam Pemindahan kapal

Kapal untuk menuju ketempat yang lebih tinggi masuk keruang pertama pintu ditutup, kemudian air dari ruang kedua dialirkan sampai dengan ketinggian tertentu dan selanjutnya kapal berlayar ke ruang kedua dan seterusnya. Pada gambar berikut ditunjukkan proses penggunaan pintu/lock dari bagian sungai atau kanal yang lebih rendah menuju ketempat yang lebih tinggi melalui suatu lock dan sebaliknya turun menuju tempat yang lebih rendah. Bila ketinggian yang akan dicapai sangat tinggi maka jumlah lock bisa merupan rangkaian beberapa buah lock. Untuk menuju alur yang letaknya lebih rendah dapat dilihat pada gambar berikutnya.
Pintu digunakan di sungai yang dan terusan/canal seperti salah satu yang sangat populer yaitu terusan Suez di Timur Tengah dan terusan Panama di Panama.

Ukuran pintu/lock

Ukuran lock sangat tergantung kepada kapal yang akan menggunakan lintasan yang bersangkutan tentu setelah melalui analisis ekonomi terhadap ukuran, waktu transit di lock, ukuran kapal atau tongkang yang menggunakan lock, jenis lock yang digunakan, tunggal atau beberapa. Pada tabel berikut ditunjukkan ukuran lock yang biasa digunakan:
Tabel 4.1. Dimensi pintu yang bisa digunakan
Lebar, ft
Lebar, m
Panjang, ft
Panjang, m
84
25,6
600
182,7
84
25,6
800
243,6
84
25,6
1200
365,4
110
33,5
600
182,7
110
33,5
800
243,6
110
33,5
1200
365,4


Pandangan atas dan potongan memanjang pintu pemindahan kapal/lock
Di Eropah banyak digunakan pintu/lock dengan ukuran panjang 15 m – 21 m saja dan lebar hanya 2,1 m saja yang digunakan untuk kapal penumpang, barang ukuran kecil.
Gambar berikut menunjukkan profil dan pandangan atas Lock dimana bisa dilihat bagian-bagian penting dari suatu pintu/lock, yaitu pintu lock atas maupun bawah yang harus kedap air (kebocoran rendah), dinding pengarah, saluran air untuk mengisi ataupun mengosongkan ruang lock (chamber).

Ukuran kapal/tongkang

Ukuran tongkang yang biasanya digunakan diperairan pedalaman yang biasa digunakan untuk melewati sungai, kanal, kolam pemindahan kapal serta yang bisa masuk juga ke perairan laut, dapat dilihat dalam gambar berikut:

Ukuran tongkang yang bisa digunakan dalam pelayaran pedalaman

Jenis tongkang yang digunakan

Jenis tongkang yang diguanakan dapat dikelompokkan atas:
  1. Tongkang yang ditarik kapal tunda
  2. Tongkang Yang didorong

Jumlah tongkang

Jumlah tongkang yang ditarik biasanya hanya 1 tongkang, tetapi tongkang yang didorong dapat sekaligus menarik beberapa buah tongkang sekaligus. Rangkaian tongkang bisa disusun atas dua, empat, enam tongkang sekaligus, untuk itu pertimbangan keekonomian kecepatan bongkar muat serta kedalaman dan lebar alur pelayaran menjadi menjadi perhatian.

Gangguan alur pelayaran pedalaman

Alur pelayaran pedalaman perlu dirawat agar arus lalu lintas kapal tidak dipengaruhi oleh berbagai hal diantaranya:

Gulma

Hal yang menggangu di perairan tropis adalah tanaman seperti eceng gondok (Eichhornia crassipes), terutama pada perairan yang kecepatan arusnya rendah, tanaman semak dipinggir alur. Sungai Musi telah terganggu cukup parah oleh Eceng gondok yang mengganggu pergerakan kapal, karena gulma ini mengganggu keseimbangan ekosystem, mesin kapal atau perahu motor sering mati mendadak gara-gara eceng gondok membelit propeler, sehingga pada gilirannya mengurangi kecepatan serta meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Sampah

Seperti halnya gulma, sampah rumah tangga, balok kayu, ranting merupakan gangguan yang besar terhadap pelayaran, sebagaimana dialami oleh bus air yang digunakan di DKI Jakarta yang harus sering-sering membersihkan sampah sari propeler. Di Indonesia sungai masih dianggap tempat mandi, cuci, dan kakus dan juga untuk membuang sampah, permasalahan ini diperparah oleh industri yang membuang limbahnya ke sungai.

Lumpur

Karena daerah aliran sungai kurang dikendalikan dengan baik dengan banyaknya penebangan liar, daerah pertanian yang pengendalian erosinya buruk, pertambangan, terutama tambang yang membuang sisa hasil tambang (tailing) ke sungai mengakibatkan pendangkalan yang sangat cepat. Untuk itu dibutuhkan pengerukan yang dilakukan secara reguler agar alur pelayaran bisa digunakan secara terus menerus seperti yang dilakukan di Ambang sungai Barito. Kebutuhan dasar pelayaran pedalaman adalah pengendalian kedalaman alur pelayaran. Oleh karena itu pengerukan untuk menjaga kedalaman alur pelayaran perlu dilakukan. Memang biaya menjadi pertimbangan utama dalam melakukan pengerukan tetapi pada bisa dilakukan analisis ekonomi untuk menilai manfaat pengerukan terhadap transportasi perairan daratan. Disamping itu perlu ada gerakan nasional untuk menjaga agar erosi bisa dikendalikan dengan baik di daerah aliran sungai/hinterland sungai yang bersangkutan.

Pengerukan Alur

Untuk menjaga alur agar tetap dapat dilayari terutama pada alur pelayaran yang membawa material hasil erosi yang tinggi, perlu dilakukan perawatan alur dengan melakukan pengerukan secara reguler.


Jenis-jenis pengerukan

Capital dredging

Pengerukan ini dilakukan untuk membuat: kolam pelabuhan baru, termasuk alur pelayarannya. Melebarkan dan atau menambah kedalaman kolam pelabuhan / terusan / sungai yang sudah ada.
Alat yang biasa digunakan untuk melakukan pengerukan adalah kapal keruk hisap. Pengerukan ini dilakukan untuk hal-hal berikut:
  1. Navigasi
  2. Infrastruktur

Pengerukan perawatan

Pengerukan perawatan atau disebut juga Maintenance Dredging oleh Trailing Suction Hopper Dredger Dilakukan untuk memelihara dan melindungi fungsi-fungsi dari suatu subyek berkenaan dengan:
  1. aspek-aspek pelayaran / nautical aspects
  2. perlindungan tanah / pantai
  3. nilai-nilai lingkungan
Dalam hal ini aspek-aspek pelayaran menyangkut alur pelayaran, terkait dengan fungsi ekonomi misalnya (bila pelabuhan dangkal maka kapal tidak dapat merapat), serta faktor-faktor alam lainnya seperti sedimentasi dll. Jenis kapal yang sering digunakan adalah trailing suction hopper dredge.

Environmental dredging

Pengerukan dengan alasan untuk memperbaiki lingkungan dari suatu lokasi perairan. Termasuk dalam hal ini adalah memindahkan tanah atau sedimen yang terkena polusi.

Kapal keruk

Untuk melakukan pengerukan digunakan beberapa cara, biasanya menggunakan kapal keruk. Kapal keruk merupakan kapal yang memiliki peralatan khusus untuk melakukan pengerukan. Kapal ini dibuat untuk memenuhi menggerus dasar alur, baik untuk kolam pelabuhan maupun alur pelayaran. Ada beberapa jenis kapal keruk yaitu kapal keruk penghisap, kapal kerukbak lumpur dan kapal keruk jet air.

Kapal Keruk Hisap

Kapal keruk penghisap beroperasi dengan menghisap material melalui pipa panjang seperti vacuum cleaner, digunakan untuk mengeruk dasar alur pelayaran yang tidak keras atau liat seperti pasir dan lumpur. Setelah cairan bercampur lumpur dihisap, material endapan kemudian dipisahkan dari cairan dengan menggunakan sentrifuse.

Kapal keruk timba

Kapal Keruk Timba

Kapal keruk timba atau bak lumpur adalah kapal keruk yang dilengkapi dengan bak lumpur yang disusun sedemikian dan digerakkan untuk mengeruk dasar perairan, hasil kerukan kemudian ditampung di tongkang untuk kemudian dibuang ditempat pembuangan lumpur. Pengerukan kanal ataupun sungai dapat dilakukan dari pinggir kanal atau sungai seperti ditunjukkan dalam gambar.

Kapal Keruk Jet Air

Kapal keruk jet air adalah kapal keruk yang menggunakan kekuatan air untuk menggerus dasar perairan. Permasalahan yang timbul adalah material kerukan dapat kembali mendangkalkan alur pelayaran.

Kapal Keruk Backhoe

Kapal keruk backhoe merupakan kapal keruk yang mengeruk perairan dengan menggunakan backhoe. Dalam bentuk yang sederhana bachhoe bisa ditempatkan diatas tongkang atau ponton. Kapal keruk jenis ini bisanya digunakan untuk mengelakukan pekerjaan keruk yang tidak terlalu besar.

Referensi

  1. Waterway, Angkutan Air Masa Depan, Kamis, 2008 Juni 12 Oleh wongbanyumas,
  2. Kompas,Sabtu, 22 April 2006, Eceng Gondok Ganggu Alur Sungai Musi,
  3. Alur Barito Bisa Dilayari 24 Jam,
  4. Endang Susilowati, Peranan Jaringan Sungai Sebagai Jalur Perdagangan Di Kalimantan Selatan Pada Pertengahan Kedua Abad XIX
  5. US Army Corps of Engineers, Planning and Design of Navigation Locks, Springfield, 1995
  6. Craft and Lock Dimensions
  7. US Army Corps of Engineers, Hydraulic Design of Navigation Locks, Springfield, 1995
  8. Sungai-sungai yang Kalah
  9. Waterway, Angkutan Air Masa Depan, Kamis, 2008 Juni 12 Oleh wongbanyumas,
  10. Limbah Sawit Dibuang ke Sungai
  11. Alur Barito Bisa Dilayari 24 Jam,


Jumat, 07 Oktober 2011

QUEST MODE CRUSADE

A. Crusade Easy
1. Investigasi Citadel
Syarat : Selesaikan Crusade Lantai 1
Reward : 5 Exp, 100 Peso, 1 Item Hero Scroll

2. Proof Of Anomaly
Syarat : Selesaikan Crusade Lantai 5
Reward : 5 Exp, 200 Peso, 1 Item Hero Scroll

3. Growing Suspicion
Syarat : Selesaikan Crusade Lantai 10
Reward : 5 Exp, 300 Peso, 1 Item Hero Scroll

4. Undead Hero Loot
Syarat : Minum Ramuan yang dijatuhkan oleh Undead Hero
i Reward : 5 Exp, 3 Item Token Emas, 1 Item Hero Scroll

5. Difficult Favor
Syarat : Selesaikan Crusade Lantai 20
Reward : 25 Exp, 3 Item Hero Scroll, <Citadel Investigator> Medal


B. Crusade Medium
1. Pintu Masuk Lain
Syarat : Selesaikan Crusade Lantai 21
i Reward : 50 Exp, 200 Peso

2. Tantangan Baru
Syarat : Selesaikan Crusade Lantai 25
Reward : 50 Exp, 400 Peso,


3. Hilangkan Resiko
Syarat : Kalahkan 10 Undead Hero
Reward : 50 Exp, 1000 Peso, 5 Item Token Emas

4. Untuk Keamanan Citadel
Syarat : Selesaikan Crusade Lantai 40
Reward : 100 Exp, 3 Item Gear Chest, <Undead Hunter> Medal


C. Crusade Hard
1. Telusuri Shadows Of Citadel
Syarat : Selesaikan Crusade Lantai 41
Reward : 100 Exp, 500 Peso

2. Lebih Tinggi
Syarat : Kalahkan Mini Boss Lantai 45
Reward : 100 Exp, 1000 Peso

3. Beristirahatlah Dengan Tenang
Syarat : Kalahkan 25 Undead Hero
Reward : 250 Exp, 2500 Peso, 10 Item Token Emas

4. Research Material
Syarat : Minum 5 Ramuan di Crusade Hard
Reward : 250 Exp, 500 Peso

5. Orivin Of Evil
Syarat : Selesaikan Crusade Lantai 60
Reward : 500 Exp, 1 Item Permanent Gear Chest, <Undead Hero Saviour> Medal

Lost Saga relic hunting

A. Memulai Relic
1. Untuk Relic Hunting
Syarat : Beli Relic Hunting Kit
Reward : 5 Exp, 3000 Peso

2. Nyalakan
Syarat : Coba Nyalakan Relic Hunting Kit
Reward : 5 Exp


B. Sukses
1. Sukses Menemukan
Syarat : Cari 1 Item
Reward : 5 Exp

2. Contoh
Syarat : Temukan 10 x Item
Reward : 50 Exp, 500 Peso

3. Jangan Merusak Detektor . . .
Syarat : Temukan 50 x Item
Reward : 100 Exp, 1000 Peso, 1 Item Hero Scroll

4. Peta Harta Karun
Syarat : Temukan 100 x Item
Reward : 200 Exp, 2000 Peso , 1 Item Gear Chest

5. Di Mana Harta Karun ?
Syarat : Temukan 250 x Item
Reward : 300 Exp, 3000 Peso, 3 Item Trial Legendary Chest


6. Dreaming Of Being Rich
Syarat : Temukan 500 x Item
Reward : 400 Exp, 4000 Peso, 3 Item Gear Enchanter

7. Will Dreams Come True
Syarat : Temukan 1000 x Item
Reward : 500 Exp, 5000 Peso, 3 Item Gear Chest

8. Dreaming Of Being Rich
Syarat : Temukan 2500 x Item
Reward : 1000 Exp, 10000 Peso, 2 Item Legendary Chest


C. Gagal
1. Tidak Ada ?!
Syarat : Gagal 25 x
Reward : 50 Exp, 500 Peso, Relic Kit 2 Jam

2. Clod Of Soil
Syarat : Gagal 100 x
Reward : 300 Exp, 3000 Peso, Relic Kit 2 Jam, <Sauna Owner> Medal


D. Waktu
1. Investigasi
Syarat : Relic Hunt selama 300 Detik
Reward : 50 Exp, 2500 Peso

2. Lihat Lebih Dekat
Syarat : Relic Hunt Selama 1800 Detik
Reward : 100 Exp, 1000 Peso, <Tentang Arkeologi> Medal

3. Testing Patience
Syarat : Relic Hunt Selama 6000 Detik
Reward : 400 Exp, 4000 Peso, Relic Kit 10 Jam


E. Harga
1. Kualitas
Syarat : Temukan Sebuah Item Bernilai lebih dari 1000 Peso
Reward : 200 Exp, 2000 Peso

2. Investigasi
Syarat : Temukan 3 Item Bernilai lebih dari 2500 Peso
Reward : 500 Exp, 5000 Peso, 1 Item Gear Enchanter


F. Item Relic
1. Menjelajahi Artefak Prasejarah
Syarat : Temukan Fish Bones
Reward : 50 Exp, 500 Peso, 200 % Exp 1 Hari

2. Time-Space Shovel
Syarat : Temukan Time-Space Shovel
Reward : 50 Exp, 500 Peso, 100 % Peso 1 Hari

3. Peti Terdampar di Tanah
Syarat : Temukan Locked Chest
Reward : 50 Exp, 500 Peso, 1 Item Trial Gear Chest

4. Apa Yang Akan Membukanya ?
Syarat : Temukan Rusty Key
Reward : 50 Exp, 500 Peso, 1 Item Trial Gear Chest

5. Temukan Hollow Magic Lamp
Syarat : Temukan Hollow Magic Lamp x 2
Reward : 100 Exp, 1000 Peso

6. Temukan Empty Booster Supply
Syarat : Temukan Empty Booster Supply
Reward : 100 Exp, 1000 Peso

7. Sebuah Deathnote ?
Syarat : Temukan Deathnote x 2
Reward : 100 Exp, 1000 Peso

8. Discharged Battery
Syarat : Temukan Discharged Battery x 2
Reward : 100 Exp, 1000 Peso

9. Historical Mystery ?
Syarat : Temukan Ancient Canned Goods x 3
Reward : 250 Exp, 2500 Peso , 2 Item Hero Scroll,

10. Minner’s Request
Syarat : Temukan Broken Alarm Clock x 3
Reward : 250 Exp, 2500 Peso, Megaphone 100 Item

11. Casses ?!?!
Syarat : Temukan Iron Case x 3
Reward : 250 Exp, 2500 Peso, Gear Chest

12. Soda Time
Syarat : Temukan 1000 Old Soda Bottle x 3
Reward : 250 Exp, 2500 Peso
 
;